A Room for Two
What is your most favorite City in the world
Rabu, 25 Januari 2012
My Travel Buddies (Part 1)
Di post pertama gw tentang edisi "Travel Buddies", pengen banget cerita tentang betapa travelling tanpa teman itu kaya makan nasi goreng tanpa daging atau bakso, hambar walau rasa nasi gorengnya nendang, tapi tetep aja klo ga ada dagingnya atau bakso jadi kurang pas.
Pasti lo pernah jalan-jalan keluar kota atau bahkan keluar negeri baik bareng keluarga, teman, pacar (hati-hati ya :D) atau sendiri. Nah setiap 'teman jalan-jalan' atau 'Travel Buddies' ini punya karakteristik masing-masing, ada kelebihan juga punya kekurangan. Misal kalau sama keluarga positifnya yang paling menonjol, kita ga perlu pusing sama biaya hidup disana, makan, minum, belanja dan jalan-jalan semua ditanggung bokap atau nyokap kita, ga ada tu namanya harus nabung dulu atau estimasi duit yang harus kita bawa. Tapi paling gawat saat travelling bareng keluarga adalah, GA BEBAS, ruang gerak kita sangat terbatas. Pengen pergi ditanya-tanya mau kemana, atau lagi pengen explorasi tempat-tempat "aneh dan seru" harus cari seribu macam alasan biar bisa keluar atau mengeluarkan berbagai macam jurus bohong (guys bohong itu dosa lho ;D).
Nah, klo jalan jalan sama pacar juga ada positif dan negatifnya. Klo kata temen-temen gw, banyakan positifnya, kenapa? Karena satu, kita jalan sama orang yang udah ngerti kita banget dan emang tujuannya adalah biasanya pengen membagi momen-momen berdua, biar memorable. Dua, ada rasa excited dari rasa takut ketemu atau ke-gap sama kerabat dan temen pas lagi jalan-jalan, bahasa anak mudanya "takut-takut tapi lanjut". Nah kerugiannya adalah, kalau putus sebelum pergi akan mengancam rencana perjalanan, rugi banget karena Hotel / Room udah di bayar, tiket pesawat udah dibeli dan surprise udah dipersiapkan dengan matang. Tapi klo putus pas travelling malah ga ada masalah, karena kan lebih gampang minta maafnya, you have a lot of time to talk. Kunci dari perjalanan bareng pacar adalah rencanakan perjalanan dengan baik dan JANGAN PUTUS pas mau berangkat ya.
Klo travelling sendiri biasanya buat para travellers petualang dan ingin benar-benar menikmati perjalanannya sendirian tanpa gangguan, bahasa mudahnya i'll go where ever my foot want to walk. Gw pun pernah jalan jalan sendirian dan menurut gw cukup seru dan menantang, seru karena kita cuma berteman sama peta dan local residents buat nanya-nanya. Menantang, karena mengasah kemampuan bahasa tubuh gw dengan lebih baik lagi. Di English based Country aja bahasa tubuh gw dan permainan mata lebih berperan, apalagi di Non-English Based Country. Template jawaban yang selalu gw siapkan klo di Perancis "Je ne parle pas Francais", di Rusia "ya ne mogu govorit' Rossii", di Turky "i turkce konusmak degil" atau kalau ke Brazil "i nescio loqui latine". Seru-seru gampang untuk bisa jalan sendirian saat travelling.
Untuk yang terakhir ini, jalan bareng temen-temen adalah opsi yang paling tepat menurut opini gw. Karena kita bisa seru-seruan bareng temen yang memang memiliki satu taste dan keinginan yang sama, inget lho temen jalan itu bisa milih dan emang harus dipilih-pilih jangan sampe "Travel Buddies" kita itu punya taste yang berbeda dari kita. Misal kita pergi ke Phi-Phi Island di Phuket, pasti kan tujuannya olah raga air atau menikmati pemandangan pulau dan laut, jangan pilih teman jalan yang Shopaholic, salah-salah nanti dia malah tetap berusaha cari-cari diskonan di antara koral-koral dan ikan-ikan laut atau berusaha mencari tas LV dan kacamata Channel di lapak-lapak es kelapa di James Bond Island. Selain itu temen adalah salah satu sumber keselamatan kita waktu jalan, kenapa? Karena klo uang udah abis buat beli oleh-oleh atau buat seneng-seneng, kita bisa minjem duit ke temen atau malah nebeng minta-minta makan atau minum temen, kaya lalat, tapi yakin deh klo tipe temen seperti lalat ini pasti ga diajak jalan lagi :D.
(bersambung ke -My Travel Buddies (part 2))
My Bestfriend 'Keds and Jeans'
"Twenty years from now you will be more disappointed by things you didn't do than by ones you did do. So throw off the bowlines, sail away from the safe harbor. Catch the trade winds in your sails. Explore. Dream. Discover." - Mark Twain
Yap, as we know it our life is so limited, don't waste it. Melihat - lihat atau berjalan - jalan kesuatu daerah atau negara baru adalah salah satu cara yang tepat untuk mengapresiasi diri kita dari kesibukan kita. Hidup kita ga hanya diisi hanya dengan kerja, cari uang dan kerja keras. Otak dan diri kita butuh liburan dan inspirasi baru.
Di Blog ini saya ingin mencoba share beberapa hal menarik yang dapat kita lihat atau rasakan saat kita masih hidup. Dan tidak jauh jauh dari cerita tentang kebersamaan saya dengan sepatu Keds dan Jeans saya yaitu; Travelling, dimana akan coba saya bahas tentang Makanan Asli, Culture, Music and off-course Romantic Tips in that area or countries :).
So fasten your seat belt and enjoy your flight.
Langganan:
Komentar (Atom)

